Untuk seseorang yang pernah tersakiti, Untuk seseorang yang pernah meyakiniku. Untuk seseorang yang namanya sempat terukir dalam hati, Untuk seseorang yang terus berdiam diatas kekecewaan. Lama aku tidak lagi menyapamu seperti dulu. Semenjak kau sampaikan bahwa butuh waktu satu menit untuk mencintaiku, dan butuh waktu seumur hidup untuk melupakanku. Adakah lukamu akan seperti itu, hingga [...]
Posts Tagged ‘surat’
12 Aug
MENCINTAIMU (Suara Hati dalam Sepucuk Surat)
Datanglah! AKu ingin memberikannya padamu sebelum pamit. Aku sekarang memiliki pondokan disana, tunjukkan ke langit. Benarkah? Ya! Disana aku memiliki kebun bunga yang tak mengenal musim, namun entah untuk siapa. Lalu kita saling membuka album kenangan dan tersenyum tiba-tiba: kita telah menjadi tua “R. Timur Budi Raja” Setiap kita mengetahui bahwa tidak sedikit orang yang [...]




Your Comment Here